Yogyakarta, 2 Mai 2024 (Humas Bakamla RI/Indonesian Coast Guard) —- Melanjutkan pembahasan yang dilakukan kemarin (1/5), di hari ke-dua Technical Expert Group Meeting ASEAN Coast Guard Forum (TEGM ACF) 2024, peserta rapat bersama-sama mematangkan formulasi kegiatan ACF di masa mendatang. Kesepakatan yang terjadi dalam TEGM ACF ini, tertuang di dalam Record of Discussion (RoD).
Pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan 9 negara anggota ASEAN ini diselenggarakan di Yogyakarta, dan kegiatan resmi ditutup oleh Sestama Bakamla RI Laksda TNI T.E. Witjaksono, S.E., M.Tr (Han), Kamis (2/5/2024).
Selama dua hari pembahasan, peserta TEGM ACF 2024 bersama-sama merancang laporan kegiatan tahunan ACF, yang selanjutnya akan dilaporkan kepada ACF Commanders’ Meeting.
Selain itu, Working Draft Term of Reference Concept Paper (TOR CP) juga dibahas. Diharapkan melalui TEGM ACF ini, perwakilan delegasi akan mendapatkan persetujuan dari Markas Besar atau Kementerian/Lembaga terkait di masing-masing negara. Sehingga dokumen ini dapat ditandatangani pada ACF yang akan datang.
Tidak hanya itu, 3 buah TOR Working Groups juga termasuk dalam agenda pertemuan. Lebih lanjut, Protokol Bersama (Common Protocol) yang dapat digunakan oleh coast guard di negara anggota ASEAN, yang disebut dengan C-Peace juga dibahas di dalam pertemuan ini. C-Peace itu sendiri merupakan singkatan dari Common Practices for Engagement at Sea between Coast Guard and other Maritime Law Enforcement Agencies.
Perhelatan ini turut dihadiri oleh Commandant of Philippine Coast Guard CG Admiral Ronnie Gil L Gavan, Assistant Secretary of Thai Maritime Enforcement Command Center VADM Aupatham Smootranon, Deputi Inhuker Bakamla RI Laksda Bakamla Samuel H. Kowaas, M.Sc., CSBA., dan jajaran perwakilan coast guard negara ASEAN.
Autentikasi: Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.
Foto-foto: Humas Bakamla RI
ID
EN