Bakamla RI Perkuat Pemahaman MDA dan Kompetensi Penggunaan Drone
07 October 2026 Penulis : Humas Bakamla RI
WhatsApp Image 2026-10-05 at 14.12.13

Bogor, 6 Oktober 2026 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) —Bakamla RI terus memperkuat kapasitas personel dalam menghadapi dinamika keamanan maritim melalui keikutsertaan dalam Tabletop Exercise (TTX) Maritime Domain Awareness (MDA) dan Pelatihan Penggunaan Drone yang diselenggarakan oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) di Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 5 Oktober 2026 hingga rencana penutupan tanggal 9 Oktober 2026 tersebut diikuti oleh 21 personel Bakamla RI. Pelaksanaan pelatihan menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam memperkuat pemahaman terhadap konsep Maritime Domain Awareness sekaligus meningkatkan kemampuan pemanfaatan teknologi drone untuk mendukung pelaksanaan tugas keamanan dan keselamatan laut.

Keikutsertaan Bakamla RI dalam kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas undangan Head of Office Liaison to ASEAN serta bagian dari pelaksanaan Program Kerja Bakamla RI Tahun 2026. Forum ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran dan pertukaran pengetahuan yang dapat memperkaya perspektif personel dalam memahami situasi maritim secara lebih komprehensif.

Dalam sesi Tabletop Exercise (TTX) Maritime Domain Awareness, peserta mengikuti simulasi dan diskusi berbasis skenario yang berkaitan dengan kondisi keamanan maritim. Melalui metode tersebut, peserta diajak untuk memahami proses analisis situasi, pertukaran informasi, koordinasi, serta pengambilan keputusan dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi di lingkungan maritim.

Selain memperkuat aspek pemahaman dan analisis melalui MDA, rangkaian pelatihan juga memberikan pembekalan teknis mengenai penggunaan drone. Materi diarahkan pada pemahaman pengoperasian perangkat serta pemanfaatannya untuk mendukung kebutuhan pemantauan dan pengawasan wilayah maritim. Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen pendukung dalam memperoleh informasi lapangan secara lebih efektif.

Sesi pelatihan penggunaan drone dipandu oleh Stephen Young, seorang Aeronautical Engineer, Flight Operations Expert, sekaligus Licensed Drone Pilot. Pengalaman dan kompetensi instruktur memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pemahaman teknis serta pengalaman praktis yang relevan dalam pengoperasian drone secara efektif.

Kombinasi antara pemahaman Maritime Domain Awareness dan penguasaan teknologi pendukung seperti drone menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan personel yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kemampuan tersebut juga dapat memperkuat proses pengumpulan dan pemanfaatan informasi dalam mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan maritim.(Humas Bakamla RI)

Autentikasi: Pranata Humas Ahli Muda Mayor Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.
Foto-foto: Humas Bakamla RI

Entri ini telah dilihat 22 kali.