Jakarta, 12 Juni 2024 (Bakamla RI/Indonesian Coast Guard) --- Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., beserta jajaran, menghadiri undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR RI. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, di Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2024).
RDP diawali dengan pembahasan mengenai Realisasi dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Bakamla RI Tahun 2023, dilanjutkan dengan Pembahasan Proyek Prioritas Nasional, serta Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Bakamla RI Tahun Anggaran (TA) 2025.
Kepala Bakamla RI menyampaikan, Bakamla RI telah melaksanakan penyerapan sebesar 97.99%, dengan komposisi penyerapan belanja pegawai sebesar 90.21%, belanja barang sebesar 98.56%, dan belanja modal sebesar 99.30%. Sedangkan realisasi anggaran berdasarkan program Bakamla RI yakni, sebanyak 98.82% program peningkatan keamanan dan keselamatan di laut, meliputi Patroli Bersama, Patroli Mandiri, dan Pembangunan Pangkalan Bakamla RI Setokok, Batam. Serta 93,92% program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya.
Bakamla RI dalam menjalankan amanat Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025 pada Agenda Pembangunan Supremasi Hukum, Stabilitas, dan Kepemimpinan Indonesia memiliki beberapa program. Yang pertama, pada Program Pembangunan Transformasi Kelembagaan dan Tata Kelola Penguatan Ideologi, Politik, Hukum, dan Keamanan Nasional, Bakamla RI akan melaksanakan kegiatan pembangunan transformasi kelembagaan dan tata kelola keamanan laut berdasarkan regulasi tunggal, berupa kajian pengukuran Indeks Keamanan Laut Nasional (IKLN) dan rekomendasi kebijakan terhadap Revisi Undang-Undang (RUU) Keamanan Laut.
Kedua, pada program Pembangunan Penguatan Keamanan Laut dan Hidro Oseanografi, Bakamla RI akan menjalankan 4 kegiatan pembangunan penguatan kapabilitas lembaga keamanan laut, meliputi pembangunan kapal 80 & 60 meter dengan persenjataan lengkap, unit pemeliharaan dan perawatan peralatan pertahanan dan keamanan, unit national maritime security system (NMSS), serta kawasan sarana prasarana pendukung Pangkalan Setokok.
Rapat diakhiri dengan pembasahan 100 hari patroli bersama dan 40 hari patroli mandiri yang akan dilaksanakan Bakamla RI dalam menjalankan tugas pengawasan dan pemeliharaan keamanan laut di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dan choke point. (Humas Bakamla RI)
Autentikasi: Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.
Foto-foto: Humas Bakamla RI
ID
EN