Bakamla RI Lakukan Identifikasi Masalah dalam Penyusunan Rekomendasi Kebijakan Tahun 2024 di Kaltim dan IKN
27 June 2024 Penulis : Humas Bakamla RI
WhatsApp_Image_2024-06-27_at_11.44.43.jpeg

Kalimantan Timur, 13 Juni 2024 (Bakamla RI/Indonesian Coast Guard 2024) --- Direktur Kebijakan Bakamla RI Laksma Bakamla Dr. Ferry Supriady, S.T., M.M., M.Tr.Opsla., CIQaR., melaksanakan kunjungan kerja selama tiga hari ke Kalimantan Timur terkait Identifikasi Masalah dalam Penyusunan Rekomendasi Kebijakan Tahun 2024 di Otorita IKN. Kunjungan tersebut bermaksud mendapatkan masukan terkait pengamanan Wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II dan laut sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN) dari Stakeholder terkait meliputi, Pangkalan TNI AL (Lanal) Balikpapan, Pertamina Hulu Kaltim Balikpapan, Kantor Gubernur Kaltim, dan Universitas Mulawarman. Kunjungan dimulai pada Selasa (11/6) hingga Kamis (12/6/2024).

 

Pada kunjungan pertama di Lanal Balikpapan terdapat berbagai macam diskusi dengan topik penting seperti, sinkronisasi informasi melalui pembentukan pusat informasi yang dapat diakses oleh semua pemangku kepentingan, kebutuhan akan pengawak armada yang profesional, dan pembahasan regulasi untuk efisiensi anggaran. Danlanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Edi Kuswanto, M.Tr.Hanla., juga menyampaikan rencana mereka dalam menghadapi pembangunan IKN, termasuk operasi Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum (KKPH) dan pembentukan Gugus Keamanan Laut Komando Armada (Guskamla) guna menyikapi masalah kejahatan di laut.

 

Pada hari kedua kunjungan, Laksma Dr. Ferry beserta tim Bakamla RI mengunjungi Otorita IKN dengan tujuan mendapatkan informasi tentang potensi dan ancaman di wilayah laut sekitar IKN. Sesampainya, Direktur Ketentraman dan Ketertiban Umum Otorita IKN Barung Mangira mengarahkan Tim untuk mengunjungi command center di Proyek IKN Penajam Passer Utara. Dalam kunjungan tersebut, pegawai command center menyatakan data yang ada belum lengkap dan hanya mencakup pembangunan proyek yang sedang berjalan, sehingga untuk mengakses data detail mengenai blueprint dapat melalui website IKN.

 

Di hari yang sama, pertemuan juga dilakukan dengan Pertamina Hulu Kaltim (PHKT) yang disambut hangat oleh General Manager PHKT Yoseph Agung. Di awal pertemuan, Beliau menjelaskan wilayah kerja PHKT di lepas pantai Bontang dan Balikpapan, serta pentingnya koordinasi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan (SKK) Migas dalam pengamanan bawah laut. Selanjutnya, Laksma Ferry menyampaikan maksud kunjungan untuk mendapatkan informasi terkait pengelolaan migas yang mendukung kebijakan keamanan laut di sekitar IKN. Menanggapi hal tersebut, Rifai selaku perwakilan personel PHKT membantu mengidentifikasi data yang dibutuhkan untuk penyusunan rekomendasi kebijakan.

 

Pada hari selanjutnya, pertemuan di Kantor Gubernur Kaltim juga dilaksanakan, dan dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Polhukam AFF. Sembiring, S.IP, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim Reihan Fida, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Prov Kaltim Hafif. Pertemuan dibuka dengan penjelasan sinergi Pemda Kaltim dalam pengamanan laut sejauh 12 mil. Dilanjutkan dengan penyampaian maksut dan tujuan kedatangan Tim Bakamla RI untuk mendapatkan informasi terkait pola koordinasi dan dukungan sarana dan prasarana di wilayah laut sekitar IKN. Kemudian, Reihan Fida menyampaikan ancaman yang terjadi di wilayah sekitar seperti, tumpahan minyak dan penangkapan ikan ilegal, serta inisiasi forum koordinasi tindak pidana. Lebih lanjut, Hafif menyarankan sinkronisasi rencana kegiatan dengan anggaran dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

 

Kunjungan kerja ditutup dengan pertemuan di Universitas Mulawarman, dimana Laksma Dr. Ferry meminta masukan dari akademisi terkait KKPH. Wakil Rektor Mulawarman Dr. Ir. Nataniel Dengen, S.Si., M.Si., menyoroti pentingnya hutan mangrove bagi ekosistem laut. Kemudian, Dekan Fakultas Hukum Dr. Mahendra Putra Kurnia, S.H., M.H., menyarankan untuk melibatkan Pemda dalam pengamanan IKN dan membentuk Indonesia Coast Guard dengan payung hukum yang jelas. Pertemuan ditutup dengan pernyataan Pihak Universitas Mulawarman yang  menyatakan kesediaannya dalam membantu Bakamla RI dan merencanakan kerja sama dalam bentuk magang mahasiswa. (Humas Bakamla RI)

 

Autentikasi: Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.

Foto-foto: Humas Bakamla RI

Entri ini telah dilihat 335 kali.