Bakamla RI Hadiri Pertemuan Tingkat Menteri Antara Indonesia-Australia
01 August 2024 Penulis : Humas Bakamla RI
WhatsApp_Image_2024-07-31_at_17.52.40.jpeg

Bali, 30 Juli 2024- (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) --- Deputi Kebijakan dan Strategi Bakamla RI Laksda Bakamla Gregorius Agung W.D., M.Tr. Han., menghadiri The 10th Indonesia-Australia Ministerial Council Meeting (MCM) On Law And Security. Pertemuan ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Republik Indonesia Hadi Tjahjanto, dan Menteri Dalam Negeri Australia Hon Tony Burke MP. Acara berlangsung di Bali, Selasa (30/07/2024).

 

Pertemuan ini membahas lima agenda utama yaitu kondisi keamanan domestik dan regional, keamanan maritim, penanggulangan terorisme dan ekstremisme, keamanan siber dan infrastruktur penting, serta rencana Sub-Regional Meeting (SRM) tentang penanggulangan terorisme dan kejahatan lintas batas. Pada sesi pembahasan keamanan maritim, selain membahas perkembangan ancaman saat ini, juga dibahas implementasi kerja sama antara Bakamla RI dan Australian Border Force (ABF). Menteri Burke dalam kesempatan ini, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Bakamla RI atas implementasi kerja sama tersebut.

 

Lebih lanjut, Pemerintah Australia mengajukan usulan agar Indonesia menjadi anggota Counter Ransomware Initiative (CRI), sebuah mekanisme kerja sama yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan diikuti oleh 60 negara anggota, termasuk negara dan organisasi internasional. CRI dibentuk untuk menanggulangi potensi tindak kejahatan ransomware di ranah global. Sebagai catatan, Australia merupakan salah satu pendiri CRI dan saat ini juga menjadi Ketua pada pilar International Counter Ransomware Task Force (ICRTF).

 

Pertemuan MCM ini akan dilanjutkan dengan pertemuan SRM pada 31 Juli 2024, yang akan diikuti oleh negara-negara lain seperti New Zealand, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, dan Malaysia. Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama regional dalam penanggulangan berbagai ancaman keamanan yang semakin kompleks.

 

Acara ini turut dihadiri beberapa Delegasi Indonesia, yang terdiri dari perwakilan Kementerian/Lembaga, seperti Kementerian Luar Negeri, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Polri, dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Sementara itu, Delegasi Australia turut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Maritime Border Command (MBC), National Cyber Security Coordinator, Secretary National Security and Resilience, serta perwakilan Kedutaan Besar Australia di Jakarta.

 

Autentikasi: Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.

Foto-foto: Humas Bakamla RI

Entri ini telah dilihat 225 kali.