Kema, 1 September 2026 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) —- Zona Bakamla Tengah membantu koordinasi pencarian dan penanganan Anak Buah Kapal (ABK) KM El Malika berinisial RL (31 tahun) yang merupakan warga Desa Kema III. RL dilaporkan hilang saat kapal beroperasi di perairan Laut Maluku, Kamis (6/8/2026).
Mulanya, KM El Malika bertolak dari Kema menuju Fishing Ground 715 Laut Maluku pada 4 Agustus 2026, dengan membawa 21 orang ABK. Pada 6 Agustus 2026 sekitar pukul 08.00 WITA, RL dilaporkan hilang kontak dan tidak terlihat secara visual yang diduga terpisah dari kapal akibat kondisi mesin/peralatan dan kemudian terbawa arus serta angin.
Upaya pencarian awal oleh ABK kapal lainnya menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kapal tengah melaksanakan kegiatan pengangkatan jaring serta terdapat kerusakan pada tackal, sehingga pencarian belum dapat dilakukan secara optimal. Oleh karena itu, kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh pemilik kapal pada 7 Agustus 2026 kepada Stasiun Bakamla Kema.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Stasiun Bakamla Kema melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, antara lain Polsek Kema, Posal Kema, SAR KN Bima Sena, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Luar Negeri, dan KBRI Manila, guna mendukung upaya pencarian sekaligus pertukaran informasi mengenai posisi terakhir ABK.
RL berhasil ditemukan pada 29 Agustus 2026 di Belau National Hospital, Koror, Palau. Berdasarkan laporan yang diterima, kondisi RL dalam keadaan baik, namun mengalami dehidrasi parah sehingga memerlukan perawatan untuk pemulihan. Setelah mendapatkan penanganan medis di Palau, RL kemudian melanjutkan perjalanan ke Manila untuk proses pemulangan ke Indonesia yang dibantu pendampingan oleh KBRI Manila.
Bakamla RI memastikan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mendukung keselamatan, penanganan medis, serta proses pemulangan RL ke Indonesia. Upaya ini merupakan wujud sinergi antarlembaga dalam memberikan respons terhadap kejadian kecelakaan atau kondisi darurat yang melibatkan masyarakat dan awak kapal, sekaligus memastikan setiap perkembangan penanganan dapat ditindaklanjuti secara terpadu hingga yang bersangkutan kembali ke Tanah Air. (Humas Bakamla RI)
Autentikasi: Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI Mayor Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.
Foto-foto: Humas Bakamla RI
ID
EN