Sinergi Bakamla RI dan Unsur Maritim Evakuasi Kapal Tenggelam di Teluk Mata Ikan
10 August 2026 Penulis : Humas Bakamla RI
WhatsApp Image 2026-08-05 at 08.49.44

Batam, 5 Agustus 2026 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) — Stasiun Bakamla Batam bersama KAL Pintar Mandiri 1 Kodaeral IV Batam dan Pos Babinpotmar Nongsa berhasil melaksanakan operasi penyelamatan terhadap sekoci milik kapal MY (Motor Yacht) Rasa berbendera Cayman Island yang tenggelam di Perairan Teluk Mata Ikan, Nongsa, Batam, Selasa (4/8/2026).

Berdasarkan keterangan nahkoda MY Rasa Peter Padgett, kejadian bermula saat sekoci ditarik menuju Pulau Putri, Nongsa. Sekitar pukul 01.00 WIB, ABK kapal menginformasikan bahwa sekoci mengalami kebocoran ketika sedang ditarik, sehingga akhirnya tenggelam. Pada pukul 03.30 WIB, ABK tersebut mengetahui bahwa sekoci tersebut telah hilang atau hanyut akibat tali penarik putus.

Selanjutnya, sekitar pukul 06.00 WIB, seorang nelayan menemukan sekoci dalam posisi terbalik. Nelayan tersebut segera melaporkan temuan kepada Pos Babinpotmar Nongsa dan pihak Nongsa Point Marina pukul 11.30 WIB. Pada waktu yang sama, Stasiun Bakamla Batam menerima informasi kejadian dan segera berkoordinasi dengan Pos Babinpotmar Nongsa untuk melaksanakan operasi penyelamatan.

Sebagai tindak lanjut, pukul 12.00 WIB personel Stasiun Bakamla Batam bergerak menuju Pos Babinpotmar Nongsa, kemudian bergabung dengan unsur KAL Pintar Mandiri 1 Kodaeral IV Batam di Nongsa Point Marina. Tim gabungan bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan proses penyelamatan sekaligus penarikan sekoci menuju Nongsa Point Marina.

Berkat sinergi dan koordinasi yang baik antarunsur maritim, pada pukul 12.40 WIB boat TEDDY RASA berhasil dievakuasi dan disandarkan dengan aman di Nongsa Point Marina. Sementara itu, kapal induk MY RASA baru dapat disandarkan pada sore hari setelah kondisi air laut pasang. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian personel.

Bakamla RI mengapresiasi respons cepat seluruh unsur yang terlibat serta mengimbau para pengguna jasa transportasi laut untuk senantiasa memastikan kondisi teknis kapal maupun perlengkapan keselamatan sebelum berlayar guna meminimalkan risiko kecelakaan di laut. (Humas Bakamla RI)

Entri ini telah dilihat 11 kali.