Jakarta, 13 Agustus 2026 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) --- Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr (Opsla) bersama Ketua DWP Bakamla RI Ny. Yuanita Irvansyah menghadiri kegiatan tatap muka Pembina Utama dengan anggota Jalasenastri dalam rangka memperingati HUT ke-80 Jalasenastri Tahun 2026 di Auditorium Denma Mabesal, Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr (Opsla) selaku Pembina Utama Jalasenastri dan Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali. Mengusung tema “Jalasenastri Bersatu, Berkarya, Berdaya dan Berperan Aktif dalam Kepedulian Sosial Bersama Keluarga TNI Angkatan Laut Menuju Indonesia Maju”, kegiatan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat komunikasi, sekaligus menyatukan langkah dalam mendukung tugas dan pengabdian TNI Angkatan Laut.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali menegaskan bahwa Jalasenastri memiliki peran penting dalam membina keluarga, meningkatkan kesejahteraan anggota, mendukung pendidikan putra-putri, mengembangkan kreativitas dan kepedulian sosial, serta membangun karakter keluarga prajurit yang tangguh, harmonis, dan berdaya. Berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang telah dilaksanakan dalam rangka HUT ke-80, antara lain olahraga bersama, kegiatan ketahanan pangan, donor darah, khitan massal, bakti sosial, hingga anjangsana, diharapkan memberikan manfaat bagi keluarga besar TNI Angkatan Laut dan masyarakat.
Ny. Fera juga mengajak seluruh anggota Jalasenastri untuk terus memperkuat kualitas diri, menjaga integritas, kedisiplinan, kesederhanaan, dan kebersamaan. Menurutnya, Jalasenastri tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota, keluarga prajurit, dan masyarakat serta menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan pengabdian.
Sementara itu, Pembina Utama Jalasenastri Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan bahwa perjalanan 80 tahun Jalasenastri merupakan sejarah panjang yang diwarnai pengabdian, perjuangan, pengorbanan, ketulusan, dan kesetiaan. Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menekankan bahwa Jalasenastri bukan sekadar organisasi pendamping prajurit, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan pengabdian TNI Angkatan Laut kepada bangsa dan negara.
Dalam arahannya, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali juga menggambarkan peran anggota Jalasenastri sebagai sumber kekuatan moral dan penjaga ketahanan keluarga, khususnya ketika prajurit mendapat penugasan jauh dari keluarga, di tengah laut, wilayah operasi, maupun perbatasan. Ia mengajak seluruh anggota Jalasenastri untuk terus menjadi pendamping prajurit yang setia, sumber pendidikan dan keteladanan bagi generasi penerus, pribadi yang mandiri, tangguh dan berwawasan, serta senantiasa menjaga kehormatan diri, keluarga, dan TNI Angkatan Laut.
Lebih lanjut, Pembina Utama Jalasenastri mengajak seluruh keluarga besar Jalasenastri untuk melangkah bersama dengan semangat kebersamaan, ketulusan pengabdian, kesederhanaan, dan integritas. Menurutnya, setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki arti dalam perjalanan besar TNI Angkatan Laut dan bangsa Indonesia. Jalasenastri dan TNI Angkatan Laut diharapkan terus tumbuh sebagai satu kesatuan yang solid, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, institusi, bangsa, dan negara.
Kehadiran Kepala Bakamla RI dan Ketua DWP Bakamla RI dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi dengan TNI Angkatan Laut. Semangat kebersamaan dan pengabdian yang disampaikan dalam peringatan HUT ke-80 Jalasenastri juga menjadi nilai penting dalam membangun keluarga besar aparatur pertahanan dan keamanan yang tangguh dalam mendukung pengabdian kepada bangsa dan negara. (Humas Bakamla RI)
Autentifikasi: Pranata Humas Ahli Muda Mayor Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.
Foto-foto: Humas Bakamla RI
ID
EN