Kepala Bakamla RI Hadiri Konferensi Pers Bea Cukai Dalam Program Asta Cita
19 November 2024 Penulis : Humas Bakamla RI
WhatsApp_Image_2024-11-19_at_09.23.46.jpeg

Jakarta, 14 November 2024 (Bakamla RI/Indonesian Coast Guard) --- Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr., Opsla., menghadiri Konferensi Pers Hasil Penindakan Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan di Bidang Kepabeanan dan Cukai Dalam Mendukung Program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, di Kantor Pusat Bea dan Cukai, Jakarta Timur, pada Kamis (14/11/2024).

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kementerian/Lembaga (K/L) yang tergabung dalam Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan. Terdapat Sambutan yang diawali oleh Menko Polkam Budi Gunawan, dilanjutkan dengan Sambutan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

 

“Berbagai upaya penindakan strategis untuk mencegah dan memberantas penelundupan barang-barang ilegal yang merugikan negara dalam periode 04-11 November 2024 telah menghasilkan 283 kali penindakan penelundupan terhadap berbagai komoditas. Diperkirakan nilai barang hasil penindakan tersebut mencapai Rp49 miliar dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp10,3 milliar yang saat ini masih dalam proses penyelidikan.”, ujar Sri Mulyani.

 

"Dapat kami tambahkan, sejak awal tahun 2024 Bea Cukai telah menindak penyelundupan di bidang kepabeanan dan cukai sebanyak 31.275 kali penindakan, dengan total nilai barang mencapai Rp6, 1 triliun dan potensi kerugian negara sebesar Rp3,9 triliun.", ujarnya lebih lanjut.

 

Sebagai rincian, di bidang impor terdapat 12.490 penindakan dengan nilai barang sebesar Rp4,6 triliun dan komoditas yang dominan ditindak dalam bentuk tekstil dan produk tekstil (TPT). Di bidang ekspor terdapat 382 penindakan dengan nilai barang sebesar Rp255 milliar dan komoditas yang dominan ditindak dalam bentuk flora dan fauna.

 

Termasuk dalam penindakan ekspor tersebut, adalah kasus penyelundupan ekspor sumber daya alam (SDA) melalui hasil operasi patroli laut, yaitu empat kali penindakan benih bening lobster (BBL) dengan total jumlah 1.488.405 ekor dan nilai barang mencapai R163,7 milliar, serta lima kali penindakan pasir timah dan nilai barang mencapai Rp10,9 milliar.

 

Kegiatan diakhiri dengan Expose barang hasil penindakan dan pemusnahan secara simbolis. Kegiatan ini merupakan bukti nyata kuatnya kolaborasi antar instansi dalam meyukseskan Program Asta Cita Presiden RI, terkhusus Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan. (Humas Bakamla RI)

 

Autentikasi : Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S. Pd

Foto-foto : Humas Bakamla RI

Entri ini telah dilihat 221 kali.