Kepala Bakamla RI Dorong Bentuk ASEAN Coast Guard Forum untuk Stabilitas Maritim di Laut Cina Selatan
11 November 2024 Penulis : Humas Bakamla RI
WhatsApp_Image_2024-11-08_at_13.59.43.jpeg

Manila, 8 November 2024 (Bakamla RI/Indonesian Coast Guard)--- Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI), Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., hadir sebagai panelis dalam sesi diskusi “The Coast Guard as Guardians of the Rule of Law at Sea” pada The Manila Dialogue on the South China Sea, di Filipina, Jumat (8/11/2024).

 

Kegiatan Manila Dialogue ini diselenggarakan sejak 6-8 November 2024. Pada kesempatan ini, Laksdya TNI Dr. Irvansyah menyerukan pentingnya pembentukan ASEAN Coast Guard Forum sebagai upaya bersama untuk menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan maritim di Laut Cina Selatan (LCS).

 

Dalam forum tersebut, Kepala Bakamla RI menyampaikan bahwa wilayah LCS merupakan jalur strategis dunia, baik dari sisi kepentingan geopolitik maupun geostrategis, sehingga kestabilan wilayah ini menjadi perhatian internasional. LCS juga berbatasan langsung dengan Laut Natuna Utara, sehingga setiap dinamika atau ancaman di wilayah ini berdampak langsung terhadap Indonesia. Meskipun bukan negara yang mengklaim LCS, Indonesia melalui Bakamla RI berkomitmen untuk tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan maritim kawasan.

 

Untuk menghadapi tantangan keamanan di LCS, Bakamla RI telah memperkuat kerja sama dengan penjaga pantai negara-negara sahabat, seperti Philippine Coast Guard, Vietnam Coast Guard, dan Singapore Coast Guard. Kerja sama ini mencakup latihan bersama, peningkatan kapasitas, berbagi informasi, serta patroli terkoordinasi untuk mengamankan wilayah perbatasan. Selain itu, Bakamla RI juga menginisiasi pembentukan ASEAN Coast Guard Forum sebagai wadah bagi negara-negara ASEAN untuk saling bekerja sama dalam menjaga keamanan maritim regional, khususnya di LCS.

 

Kepala Bakamla RI menegaskan komitmen Indonesia untuk mempertahankan simbol-simbol negara di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dengan kehadiran aparat penegak hukum non-militer. “Indonesia akan terus bekerja sama dengan coast guard negara-negara kawasan untuk menjaga perdamaian, stabilitas keamanan, dan keselamatan laut di perairan Indonesia serta kawasan ASEAN,” ujar Laksdya TNI Dr.Irvansyah.

 

Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antar-coast guard ASEAN dalam menjaga aturan hukum di laut dan mendorong stabilitas di wilayah yang krusial bagi perdagangan dan keamanan global ini. (Humas Bakamla RI)

 

Autentifikasi : Pranata Humas Ahli Muda Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd

Foto-foto : Humas Bakamla RI

Entri ini telah dilihat 317 kali.