Inspektorat Bakamla RI Gelar Wasrik Internal di Biro Sarpras
13 October 2025 Penulis : Humas Bakamla RI
WhatsApp Image 2025-10-13 at 10.04.33

Jakarta, 9 Oktober 2025 — (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) — Inspektorat Bakamla RI yang dipimpin oleh Laksamana Pertama Bakamla Dr. Burhanuddin membuka secara resmi kegiatan Pengawasan dan Pemeriksaan Internal (Wasrik Internal) di Biro Sarana dan Prasarana (Sarpras) Bakamla RI. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Inspektorat, Mabes Bakamla RI, Jakarta Pusat, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan audit internal ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Inspektorat Tahun 2025, yang bertujuan untuk memastikan efektivitas tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan anggaran di lingkungan Bakamla RI, khususnya di Biro Sarpras.

Dalam sambutannya, Laksma Bakamla Dr. Burhanuddin menyampaikan bahwa audit internal memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. “Audit ini dilaksanakan untuk memberikan keyakinan yang memadai bahwa tugas dan fungsi Biro Sarana dan Prasarana dapat tercapai secara tertib, efisien, dan ekonomis,” ujarnya.

Lebih lanjut, Inspektur Bakamla RI menjelaskan bahwa audit internal di Biro Sarpras akan difokuskan pada beberapa aspek utama, antara lain: (1) Pengadaan barang dan jasa di lingkungan Biro Sarana dan Prasarana Bakamla RI. (2) Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN). (3) Implementasi pengelolaan keuangan negara dan (4) Pemantauan tindak lanjut temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kegiatan audit ini juga dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kepala Bakamla RI Nomor PW.02/1133/2025 tanggal 7 Oktober 2025 tentang Pengawasan Internal pada Biro Sarpras Bakamla RI terkait kegiatan tahun anggaran 2025.

Dari paparan yang disampaikan tim audit, diketahui bahwa realiasi anggaran Biro Sarpras hingga September 2025 mencapai 30,3% dari total pagu, sementara sisa anggaran sebesar 69,7% masih dalam proses pelaksanaan pembangunan, di antaranya proyek strategis seperti pembangunan Pangkalan Setokok dan pengadaan sarana pendukung keamanan laut.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Sarana dan Prasarana, Laksma Bakamla Agung Setiawan, M.Han., menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan audit internal ini. Laksma Agung Setiawan menegaskan bahwa audit merupakan sarana evaluasi yang konstruktif untuk memperkuat pengelolaan keuangan dan aset negara di lingkungan Bakamla RI. “Kami siap bekerja sama secara terbuka dan profesional agar hasil audit dapat menjadi bahan perbaikan ke depan,” ujarnya.

Audit internal ini akan berlangsung selama satu bulan, mulai 9 Oktober hingga 13 November 2025, dan akan ditutup melalui kegiatan Exit Meeting pada 14 November 2025.( Humas Bakamla RI)

Autentifikasi: Pranata Humas Ahli Muda Mayor Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd
Foto-foto: Humas Bakamla RI

Entri ini telah dilihat 213 kali.