Jakarta, 4 November 2025 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) — Sekretariat Utama (Sestama) Bakamla RI, Laksamana Muda Bakamla Dr. Samuel H.H. Kowaas, M.Sc., CSBA., menerima secara resmi kunjungan delegasi United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) dalam pertemuan bilateral bersama Global Maritime Crime Programme (GMCP), yang berlangsung di ruang rapat Sestama, Markas Besar Bakamla RI, Jakarta, Selasa (4/11/2025).
Delegasi UNODC dipimpin oleh Ms. Delphine Schantz, Regional Representative UNODC Southeast Asia and Pacific, didampingi Mr. Erik van der Veen, Ms. Zoelda Anderton, Mr. David O’Connell, dan Mr. Fatimana Agustinanto.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai agenda strategis yang telah dan akan dijalankan bersama, termasuk tindak lanjut atas Arrangement Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) yang telah dilaksanakan sejak 2022 hingga 2025 di Pusat Pelatihan Bakamla RI Batam, serta dukungan teknis dan fasilitasi peningkatan kapasitas personel Bakamla RI dari UNODC.
Sestama Bakamla RI menyampaikan apresiasi atas dukungan UNODC terhadap berbagai kegiatan peningkatan kapasitas yang telah memperkuat kemampuan operasional dan profesionalisme personel Bakamla RI. Laksda Bakamla Kowaas juga menyambut baik keanggotaan UNODC sebagai member resmi Capacity Building Working Group (CBWG) yang diketuai oleh Bakamla RI pada forum Heads of Asian Coast Guard Agencies Meeting (HACGAM) yang akan efektif berlaku pada 2026.
Selain itu, dibahas pula tindak lanjut proyek Japan-ASEAN Integration Fund (JAIF) dalam penguatan keamanan maritim dan pencegahan kejahatan lintas batas laut di kawasan ASEAN.
Pertemuan juga menyoroti dukungan UNODC terhadap penyelenggaraan ASEAN Coast Guard Forum (ACF) dan Technical Expert Group Meeting (TEGM ACF) sejak 2022, termasuk rencana pelaksanaan TEGM ACF 2026 yang akan kembali digelar di Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Laksda Bakamla Kowaas menegaskan pentingnya kerja sama berkelanjutan antara Bakamla RI dan UNODC dalam mendukung program-program strategis maritim berbasis riset dan teknologi, guna memperkuat keamanan laut nasional dan regional.
“Bakamla RI menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dukungan UNODC dalam berbagai kegiatan peningkatan kapasitas dan kerja sama strategis. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan stabilitas maritim kawasan,” ujar Laksda Bakamla Samuel Kowaas.
Rencananya, kedua pihak akan melanjutkan pembahasan teknis dalam UNODC Programme Strategy Meeting yang akan digelar di Bogor pada 10–11 November 2025, serta pelatihan bersama tahun 2026 bertajuk Incorporating Aviation Reconnaissance Sensors to Maritime Domain Awareness di Jakarta.
Hadir mendampingi Sestama Bakamla RI, Deputi Operasi dan Latihan Laksda Bakamla Wahjono, S.E., M.M., serta Deputi Kebijakan dan Strategi Laksda Bakamla Didong Rio Duta Purwokuntjoro, S.T., M.A.P., M.Tr.(Han)., M.Tr.Opsla. (Humas Bakamla RI)
Autentifikasi : Pranata Humas Ahli Muda Mayor Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd
Foto-foto : Humas Bakamla RI
ID
EN