Bakamla RI Terima Hibah Peralatan Deteksi Nuklir dari Bapeten
09 March 2026 Penulis : Humas Bakamla RI
WhatsApp Image 2026-03-09 at 11.53.30

Jakarta, 9 Maret 2026 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) –Bakamla RI menerima hibah peralatan deteksi radiasi dari Bapeten sebagai upaya memperkuat pengawasan keamanan maritim nasional, khususnya terkait potensi ancaman bahan radioaktif di wilayah perairan Indonesia.

Hibah yang diserahkan berupa 3 unit Radiation Identification Device (RID) dan 20 unit Personal Radiation Detector (PRD). Penyerahan dilaksanakan dalam acara penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) di Aula 1 Ary Hasibuan, Mabes Bakamla RI, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Pelaksana Harian Sekretaris Utama Bapeten Haendra Subekti, S.T., M.T. kepada Sekretaris Utama Bakamla RI Laksda TNI Dr. Samuel H.H. Kowaas, M.Sc., CSBA.

Dalam sambutannya, Sestama Bakamla RI menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin antara Bakamla RI dan Bapeten. Menurutnya, hibah peralatan deteksi radiasi tersebut memiliki nilai strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas Bakamla RI menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah perairan serta yurisdiksi Indonesia.

Lakda Dr. Samuel Kowaas menjelaskan bahwa dinamika ancaman di wilayah maritim semakin kompleks, termasuk kemungkinan adanya peredaran atau penyalahgunaan bahan radioaktif yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat, lingkungan, dan keamanan negara. Oleh karena itu, keberadaan peralatan deteksi radiasi menjadi salah satu sarana penting untuk meningkatkan kemampuan pengawasan dan deteksi dini di laut.

“Dengan adanya dukungan peralatan ini, Bakamla RI diharapkan semakin optimal dalam melaksanakan fungsi pengamanan laut secara terpadu sekaligus memperkuat sistem pengawasan terhadap potensi ancaman yang berkaitan dengan keamanan nuklir di wilayah maritim Indonesia,” ujar Sestama Bakamla RI.

Sementara itu, Plh. Sestama Bapeten Haendra Subekti dalam sambutannya menyampaikan bahwa hibah tersebut merupakan bagian dari implementasi kerja sama yang telah terjalin antara Bapeten dan Bakamla RI sejak penandatanganan Nota Kesepahaman pada 3 Juli 2012. Kerja sama tersebut kemudian diperpanjang pada tahun 2016 dan kembali diperbarui pada tahun 2025 seiring meningkatnya kebutuhan koordinasi serta penguatan pengawasan di wilayah perairan Indonesia.

Ruang lingkup kerja sama kedua instansi meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran informasi, serta pemanfaatan sarana dan prasarana untuk mendukung pengawasan radiologi di wilayah perairan Indonesia.

Hibah peralatan yang diserahkan juga merupakan bagian dari program yang didukung oleh International Atomic Energy Agency (IAEA) melalui program IAEA Project for Nuclear Security Response Capacity Development for Indonesia periode 2023–2025. Program ini merupakan tindak lanjut dari workshop Integrated Nuclear Security Support Plan (INSSP) yang dilaksanakan pada tahun 2021.

Peralatan PRD berfungsi sebagai alat deteksi awal untuk mengetahui adanya paparan radiasi yang melebihi tingkat radiasi lingkungan. Sementara itu, perangkat RID memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi jenis zat radioaktif yang terdeteksi.

Melalui pemanfaatan perangkat tersebut, kemampuan Bakamla RI dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi keberadaan zat radioaktif di wilayah perairan Indonesia diharapkan semakin meningkat, sekaligus mendukung pengawasan terhadap lalu lintas sumber daya mineral yang berpotensi mengandung bahan radioaktif.

Selain itu, kerja sama ini juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan nasional menghadapi kemungkinan insiden atau kecelakaan kapal yang bermuatan zat radioaktif di wilayah yurisdiksi Indonesia.

Secara administratif, hibah tersebut merupakan alih status penggunaan Barang Milik Negara (BMN) berupa 23 unit alat deteksi radiasi yang diserahkan dari Bapeten kepada Bakamla RI dalam kondisi baik untuk mendukung penguatan sistem keamanan nuklir nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksda Bakamla Eko Wahjono, S.E., M.M., Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi Laksda Bakamla Didong Rio Duta Purwokuntjoro, S.T., M.A.P., M.Tr.(Han)., M.Tr.Opsla., serta Deputi Bidang Informasi, Hukum dan Kerja Sama Laksma Bakamla Dafit Santoso beserta pejabat tinggi Bakamla RI lainnya.

Hadir pula jajaran pimpinan Bapeten, di antaranya Direktur Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Zulkarnain, S.T., M.T., Direktur Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir Dr. Ir. Judi Pramono, M.Eng., Kepala Inspektorat Achmad Bussamah, S.T., M.K.K.K., serta Kepala Biro Organisasi dan Umum Indra Gunawan, S.H. (Humas Bakamla RI)

Auntentifikasi : Pranata Humas Ahli Muda Mayor Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd
Foto-foto : Humas Bakamla RI

Entri ini telah dilihat 329 kali.