Bakamla RI Sukses Adakan Latihan Bersama Penanggulangan Kecelakaan CBRN di Laut
24 October 2024 Penulis : Humas Bakamla RI
PHOTO-2024-10-18-11-22-08.jpeg

Jakarta, 16 Oktober 2024 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) -- Bakamla RI mengadakan Latihan Bersama Penanggulangan Kecelakaan CBRN di Laut. Latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan peserta dalam menangani kecelakaan yang melibatkan bahan kimia, biologi, radiologi, dan nuklir (CBRN) di perairan Indonesia. Acara dibuka oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., yang diwakilkan oleh Kolonel Bakamla Anang Suryanto, S.H., M.AP. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, dari Senin hingga Rabu (14-16/10/2024).

 

Pada hari pertama latihan, diisi dengan materi-materi yang disampaikan oleh instruktur dari Komando Latihan Komando Armada (Kolat Koarmada RI) dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla). Materi mencakup peraturan terkait kecelakaan di laut dan manajemen keselamatan di kapal, serta peran yang harus dijalankan oleh peserta dalam menghadapi kecelakaan di laut terhadap kapal pengangkut CBRN. Peserta yang hadir secara offline berjumlah 45 orang, termasuk perwakilan dari Bakamla RI dan berbagai instansi terkait yakni TNI AL, Polair, Basarnas, Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (Dit. KPLP), Direktorat Jenderal Bea & Cukai (Ditjen BC) & Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta 46 peserta lainnya mengikuti secara online.

 

Dilanjutkan dihari berikutnya, difokuskan pada manajemen komunikasi darurat dan penanganan kecelakaan yang disebabkan oleh bahan CBRN. Materi disampaikan oleh dua instruktur dari Basarnas yang membekali peserta dengan kemampuan dalam mengelola komunikasi darurat dan prosedur penyelamatan Search and Rescue (SAR) dalam kondisi kritis. Latihan berjalan lancar dan peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai langkah-langkah strategis dalam menangani kecelakaan laut yang melibatkan bahan CBRN.

 

Rangkaian latihan diakhiri pada hari ketiga dengan pembahasan tentang pengangkutan bahan radioaktif di laut dan penanggulangan kedaruratan nuklir/radiologi, yang dipandu oleh tim dari  Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Peserta juga melakukan praktek proteksi radiasi dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk menghadapi potensi bahaya radiasi. Setelah sesi praktek dan penyampaian materi, acara ditutup sesi Poto bersama.

 

Latihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai berbagai ancaman dan penanganan kecelakaan CBRN di laut, serta memperkuat sinergi antara instansi penegak hukum dan keselamatan di laut. Dengan kemampuan yang ditingkatkan ini, Bakamla bersama instansi terkait siap menghadapi potensi ancaman di perairan Indonesia.

 

Kegiatan berjalan lancar dan aman selama tiga hari pelatihan, dengan antusiasme tinggi dari peserta baik secara offline maupun online. Bakamla mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan latihan ini, yang menjadi langkah penting dalam menjaga keselamatan dan keamanan di laut Indonesia. (Humas Bakamla RI)

 

Autentikasi: Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.

Foto-foto: Humas Bakamla RI

Entri ini telah dilihat 435 kali.