Jakarta, 12 September 2024 (Bakamla RI/Indonesian Coast Guard) – Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) mengadakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Perumusan Strategi Kamla. Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Strategi Kamla Laksamana Bakamla Dafit Santoso dan dilaksanakan di sebuah hotel di Jakarta Pusat, Kamis (12/9/2024).
Rakernis kali ini bertema “Persiapan Pengamanan ALKI II Pada Selat Makassar Dalam Mendukung Ibu Kota Nusantara Serta Kolaborasi Kementerian Dan Lembaga Dalam Penanggulangan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Di Laut.” Tema ini mencerminkan dua isu penting: pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II di Selat Makassar dan penanggulangan TPPO di laut.
Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Laksamana Bakamla Dafit Santoso, Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M. Tr., Opla menyampaikan bahwa Rakernis ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan dalam rangka penyusunan strategi pengamanan ALKI II. ALKI II merupakan salah satu dari tiga alur laut strategis yang ditetapkan oleh Indonesia untuk mengatur pergerakan kapal asing. Selat Makassar, sebagai bagian dari ALKI II, memiliki peran krusial dalam perdagangan global serta mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang baru.
Selain fokus pada ALKI II, Rakernis juga membahas tindak pidana perdagangan orang (TPPO), sebuah masalah serius yang merusak tatanan sosial dan nilai kemanusiaan. TPPO melibatkan eksploitasi individu melalui kerja paksa, perbudakan modern, dan perdagangan manusia, yang sering terjadi melalui jalur laut. Penanganan TPPO memerlukan upaya kolaboratif dari berbagai pihak untuk menangani isu lintas negara ini dengan efektif.
Laksamana Bakamla Dafit Santoso menekankan pentingnya komitmen dari semua instansi yang terlibat. “Tantangan yang kita hadapi bukanlah hal yang ringan, tetapi dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, saya yakin kita dapat mengatasinya dengan baik. Semoga diskusi hari ini dapat menghasilkan rekomendasi dan langkah konkret yang dapat segera diimplementasikan untuk memperkuat pengamanan ALKI II di Selat Makassar serta meningkatkan kolaborasi dalam penanggulangan TPPO,” ujarnya dalam sambutan penutupnya.
Rakernis ini juga menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya, termasuk Kabid Strategi Pertahanan Kedeputian Pertahanan Negara Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Kolonel Laut Wahid Ismanto, S.T., M.Tr., Hanla., C.Fr.A., CHRMP, serta Dr. Yuhendra, S.E., MAB dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Ibu Indrita Hardiana, S.H. dari Sekretariat Kabinet, dan Kompol Irwan Purwanto dari Polri.
Rakernis Perumusan Strategi Kamla dihadiri oleh 30 peserta dari berbagai instansi, termasuk Bakamla RI, TNI AL, PSDKP KKP, BP2MI, dan Menko Polhukam.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi aktif antara peserta dan narasumber.(Humas Bakamla RI)
Autentifikasi : Pranata Humas Ahli Muda Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd
Foto-foto : Humas Bakamla RI
ID
EN