Bakamla RI Perkuat Sinergi Pengembangan Industri Maritim Nasional di Forum Jalasena Maritime Studies
11 July 2026 Penulis : Humas Bakamla RI
WhatsApp Image 2026-07-08 at 08.14.25

Jakarta, 7 Juli 2026 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) --- Deputi Kebijakan dan Strategi Keamanan Laut Bakamla RI Laksda Bakamla Didong Rio Duta Purwokuntjoro, S.T., M.A.P., M.Tr.(Han)., M.Tr.Opsla., menghadiri Seminar Jalasena Maritime Studies (JMS) yang diselenggarakan oleh Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) dengan mengusung tema "Strategi Penguatan Industri Maritim Nasional Menghadapi Dinamika Global", di Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Umum PPAL Laksamana TNI (Purn.) Yudo Margono, S.E., M.M., C.S.F.A. Pada kesempatan ini, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) turut menyampaikan keynote speech yang diwakilkan oleh Wakasal Laksdya TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H., dengan menekankan keamanan laut dan stabilitas kawasan merupakan prasyarat utama bagi terwujudnya industri maritim nasional yang kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Seminar menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Wakil Menteri Luar Negeri RI Arif Havas Oegroseno, S.H., LL.M., Direktur Perkapalan dan Kepelautan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Ir. Samsuddin, M.T., M.Mar.E, serta Wakil Ketua Umum Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Bok Nova Y. Mugijanto. Ketiga narasumber memaparkan berbagai perspektif mengenai diplomasi maritim, penguatan regulasi dan tata kelola pelayaran, serta tantangan industri pelayaran nasional dalam menghadapi dinamika global.

Diskusi yang berlangsung interaktif menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis. Indonesia dinilai telah memiliki modal yang kuat di sektor kemaritiman, khususnya sebagai salah satu pemasok pelaut terbesar di dunia. Namun demikian, peningkatan kompetensi bahasa asing, pemahaman budaya internasional, profesionalisme, serta komitmen terhadap kontrak kerja masih perlu terus diperkuat guna meningkatkan daya saing pelaut Indonesia di tingkat global.

Selain itu, para peserta seminar menyimpulkan bahwa penguatan industri maritim nasional memerlukan kebijakan yang mampu menjamin kepastian hukum, meningkatkan perlindungan terhadap kapal dan awak kapal, memperkuat koordinasi antarlembaga, serta mendorong reformasi tata kelola maritim agar ekosistem industri maritim Indonesia semakin tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan di tengah dinamika global. (Humas Bakamla RI)

Autentikasi : Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI Mayor Bakamla Yuhanes Antara, S. Pd

Entri ini telah dilihat 93 kali.