Jakarta, 30 Juli 2025 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) — Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) menyelenggarakan rapat perdana penyusunan Rencana Strategi Penguatan Sistem Informasi Keamanan dan Keselamatan Laut Nasional. Kegiatan ini dipimpin oleh Analis Kebijakan Ahli Madya Kolonel Bakamla Drs. Wawan Gunawan di Ruang Rapat Bakamla RI, Rawamangun, Rabu (30/7/2025).
Dalam sambutannya, Kolonel Wawan Gunawan menekankan pentingnya penguatan sistem informasi keamanan laut sebagai upaya menghadapi tantangan geografis Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar. Ancaman seperti penyelundupan, illegal fishing, dan pelanggaran kedaulatan membutuhkan pengawasan yang terpadu, cepat, dan responsif melalui kerja sama lintas Kementerian/Lembaga.
Rapat ini membahas sejumlah rencana aksi nyata, antara lain penguatan SPBE Keamanan Laut melalui pengembangan arsitektur sistem dan Command & Control Center berbasis real-time, penataan jenjang karier SDM Digital Maritim, hingga harmonisasi pembiayaan. Selain itu, turut dibahas pembentukan tim standarisasi data, penerapan blacklist vessel, penguatan sistem informasi kapal patroli, serta kolaborasi riset teknologi bersama perguruan tinggi dan lembaga riset.
Melalui penyusunan dokumen rencana aksi tersebut, Bakamla RI berharap dapat meningkatkan Indeks Keamanan Laut Nasional (IKLN) dan mewujudkan sistem informasi keamanan laut yang tangguh, adaptif, serta berkelanjutan demi menjaga kedaulatan dan keselamatan pelayaran nasional.
Rapat turut dihadiri perwakilan lintas Kementerian/Lembaga seperti Komdigi RI, Bappenas, BRIN, BSSN, Kemenko Polkam, serta unit organisasi internal Bakamla RI. (Humas Bakamla RI)
Authentifikasi: Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI Mayor Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd
Foto-foto: Humas Bakamla RI
ID
EN