Jakarta, 8 Juli 2024 (Bakamla RI/ Indonesian Coast Guard) — Bakamla RI dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Program dalam Rangka Mendukung Peningkatan Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum (KKPH) di Laut. Penandatanganan ini dilakukan oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr., Opsla., dan Kepala BRIN Laksana Tri Handoko, M.Sc., di Aula Ary Hasibuan, Mabes Bakamla RI, Senin (08/07/2024).
MoU ini mencakup berbagai aspek penting, termasuk penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan inovasi di bidang KKPH di laut. Selain itu, kedua pihak juga sepakat untuk memanfaatkan bersama sarana dan prasarana, pertukaran personel dan tenaga ahli, serta pertukaran data dan informasi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan efektivitas dalam menangani berbagai isu keamanan laut, seperti penyelundupan, penangkapan ikan ilegal, dan pelanggaran hukum lainnya.
Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan teknologi dan riset inovatif dalam mendukung tugas-tugas Bakamla RI. Dengan kerja sama ini, Bakamla RI dapat meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap aktivitas ilegal di laut serta memperkuat penegakan hukum maritim. Selain itu, kolaborasi ini juga akan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan yang berkelanjutan.
Melalui sinergi program ini, Bakamla RI dan BRIN berkomitmen untuk menciptakan lingkungan laut yang lebih aman, terlindungi, dan tertib sesuai dengan hukum yang berlaku. MoU ini berlaku untuk jangka waktu lima tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan bersama. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat tercipta nilai tambah yang saling menguntungkan bagi kedua lembaga dan memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan dan keamanan maritim Indonesia.
Autentifikasi : Pranata Humas Ahli Muda Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S. Pd
Foto-foto : Humas Bakamla RI
ID
EN