Bakamla RI Ikuti Pelatihan IMIC di Malaysia
20 November 2025 Penulis : Humas Bakamla RI
WhatsApp Image 2025-11-14 at 19.56.18

Kuala Lumpur, 14 November 2025 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) — Bakamla RI kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keamanan dan penegakan hukum maritim dengan berpartisipasi pada Third Country Training Programme (TCTP) – International Maritime Interdiction Course (IMIC) yang digelar di Malaysia, Jumat (14/11/2025).

Pelatihan tingkat internasional ini dilaksanakan 3 s.d 14 November 2025 dan diikuti oleh peserta dari delapan negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Timor Leste, Filipina, Vietnam, Sri Lanka, serta negara tuan rumah. Program IMIC menjadi wadah strategis dalam membangun jejaring kerja sama dan meningkatkan kemampuan interdiksi maritim di kawasan.

Kegiatan dilaksanakan melalui metode kelas (classroom session) dan praktek lapangan (field exercise) yang dirancang untuk memperkuat kemampuan teknis peserta, mulai dari simulasi penegakan hukum di laut, teknik interdiksi maritim, prosedur boarding, hingga peningkatan interoperabilitas antar aparat penjaga laut.

Program ini diselenggarakan oleh Malaysia Technical Cooperation Programme (MTCP) bekerja sama dengan Malaysia Maritime Enforcement Agency (MMEA), Japan International Cooperation Agency (JICA), serta Japan Coast Guard (JCG). Kolaborasi ini memperlihatkan komitmen kuat negara-negara peserta untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman maritim modern.

Partisipasi Bakamla RI turut didukung melalui Surat Perintah Kepala Bakamla RI terkait penugasan personel pada kursus IMIC, yaitu Analis Hukum Ahli Pertama Lettu Bakamla Ingrat O. Sigalingging, S.H., Penelaah Teknis Kebijakan Lettu Bakamla Nofidh Nugroho, S.H., dan Kadep Navkom KN. Bintang Laut-401 Serma Bakamla Raga Imansyah Lubis, A. Md. Hal ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam memastikan peningkatan kapasitas SDM dilakukan secara terstruktur, berjenjang, dan berkesinambungan.

Melalui pelatihan ini, personel Bakamla RI dapat memperkaya wawasan operasional dan memperluas jejaring kerja sama yang sangat penting dalam penanganan kejahatan lintas batas, termasuk penyelundupan, perdagangan ilegal, dan berbagai bentuk ancaman maritim lainnya.

Kehadiran Bakamla RI dalam forum internasional ini diharapkan semakin memperkuat peran Indonesia sebagai salah satu mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan laut di kawasan Indo-Pasifik. (Humas Bakamla RI)

Autentifikasi: Pranata Humas Ahli Muda Mayor Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd
Foto-foto: Humas Bakamla RI

Entri ini telah dilihat 154 kali.