Bakamla RI Hadiri Hakteknas Ke-29, Refleksi Kemajuan Iptek Tanah Air
20 August 2024 Penulis : Humas Bakamla RI
WhatsApp_Image_2024-08-20_at_09.14.11.jpeg

Cibinong, 9 Agustus 2024 (Humas Bakamla RI/Indonesian Coast Guard) ---Sestama Bakamla RI Laksda TNI Tatit E. Witjaksono, S.E., M.Tr.(Han) menghadiri peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-29 yang diselenggarakan oleh BRIN di Innovation Convention Center (ICC), KST Soekarno, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu, (10/8/2024).

 

Peringatan Hakteknas tahun ini mengusung tema “Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju”. Tema ini dipilih untuk menegaskan peran penting inovasi dalam memperkuat kemandirian bangsa dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global. Dan menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan kemajuan, tantangan, dan masa depan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi di tanah air.

 

Dalam sambutan puncak perayaan Hakteknas Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan, saat ini kinerja riset dan inovasi di Indonesia mengalami kemajuan yang berarti. Hal ini dapat dilihat dari meningkatkan jumlah publikasi ilmiah internasional dan paten.

 

“Hal ini menunjukkan bahwa riset Indonesia semakin diakui di tingkat global dan memiliki potensi untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Handoko.

 

Dikatakan Handoko, salah satu indikator penting keberhasilan riset dan inovasi adalah ekspor produk berteknologi tinggi, yang nilai ekspornya masih lebih besar dibandingkan dengan nilai impor produk berteknologi tinggi. Ini mencerminkan kemampuan Indonesia dalam menginternalisasi ilmu pengetahuan dan teknologi ke dalam proses produksi nasional.

 

Selain itu, lanjut Handoko, data kekayaan intelektual (KI) (intellectual property) merupakan salah satu bentuk keluaran (output) yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja riset dan inovasi baik pada tingkat individu, organisasi, maupun negara.

 

“Pada tahun ini, terdapat penambahan indikator baru yaitu royalti KI, yang merupakan imbalan atas penggunaan KI dan menjadi bagian dari kontribusi iptek terhadap perekonomian,” ungkapnya.

 

Melalui peringatan Hakteknas ke-29 kali ini, Handoko mengajak seluruh elemen masyarakat untuk semakin berperan aktif dalam mengembangkan riset dan inovasi yang berdampak nyata bagi kemajuan bangsa. Selain itu, perlunya memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dan industri dalam mewujudkan kemandirian dan daya saing nasional melalui inovasi.

 

“Kita harus memastikan bahwa hasil riset tidak hanya berhenti di publikasi, tetapi juga dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

 

Kegiatan juga diisi dengan penandatanganan 16 prasasti infrastruktur Riset dan Inovasi yang telah selesai yaitu, Fasilitas Akselator Elektron Energi (AEET), Rumah Kaca Riset Biodiversitas Tropika Nasional, Fasilitas Geodiversitas Indonesia, Fasilitas Laboratorium Teknologi Tepat Guna, Fasilitas Stasiun Bumi Pengendali dan Penerima Data Satelit, Fasilitas Gedung Inkubasi dan Laboratorium Integrasi Layanan Data dan Informasi Penginderaan Jauh, Bandung Advanced Sciences And Creative Engineering Space (Basic), dan Fasilitas Laboratorium Pengelolaan Mineral Lokal Strategis Berbasis Low Cost dan Zero Waste. (Humas Bakamla RI)

 

Autentikasi : Pranata Humas Ahli Muda Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.

Foto-foto : Humas Bakamla RI

Entri ini telah dilihat 240 kali.