Kuala Lumpur, 24 Oktober 2024 (Bakamla RI/Indonesian Coast Guard)--- Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Laksma Bakamla Askari, P.S.C., S.Ikom, M.Sc., M.A., menghadiri 15th Maritime Law Enforcement Dialogue (MLED) yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (24/10/2024).
Forum bergengsi yang diinisiasi oleh United Nations Office on Drugs and Crime Global Maritime Crimes Programme (UNODC GMCP) berlangsung dari tanggal 22-24 Oktober 2024, diikuti oleh negara-negara seperti Filipina, Thailand, Vietnam, Indonesia, dan Malaysia, dengan tujuan memperkuat kerja sama dalam penegakan hukum maritim di kawasan ASEAN.
Dalam kesempatan ini, perwira menengah Bakamla RI berpartisipasi dalam agenda Emerging Leader Dialogue, sebuah sesi khusus bagi para pemimpin muda di bidang penegakan hukum maritim untuk berbagi strategi dan visi ke depan. Selain dialog, forum ini juga menyelenggarakan latihan penanganan kasus melalui table-top exercise, yang memperkuat kemampuan praktis para peserta dalam merespons berbagai situasi di lapangan.
Kegiatan lain yang menjadi bagian dari MLED adalah kunjungan ke Pangkalan Kapal Malaysia Police Marine di Port Klang, di mana delegasi menyaksikan simulasi Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS), sebuah prosedur penting dalam operasi penegakan hukum di laut.
Salah satu topik yang menjadi High-Level Dialogue dalam forum tahun ini adalah kisah sukses penanganan kasus MT Arman 114, yang melibatkan kolaborasi erat antara Bakamla RI dan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM). Kasus ini menjadi contoh nyata keberhasilan kerja sama maritim antarnegara dalam menanggulangi ancaman di perairan ASEAN.
Selain itu, dibahas pula latihan gabungan terkait maritime pollution exercises (marpolex) bersama Philippines Coast Guard, penguatan strategic partnership antara Bakamla RI dan Vietnam Coast Guard, serta peran signifikan Pusat Latihan Bakamla RI di Batam dalam melatih personel penegak hukum dari negara-negara ASEAN melalui pelatihan VBSS.
Dengan kehadiran Indonesia di MLED tahun ini, Bakamla RI menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi di tingkat regional, guna menghadapi tantangan penegakan hukum maritim secara lebih efektif dan terkoordinasi.
Laksma Bakamla Askari bertindak sebagai Ketua Delegasi, turut didampingi oleh staf dari Direktorat Operasi Laut, Direktorat Strategi, dan Direktorat Hukum. Turut hadir pula Desy Pasrawati, S.H., M.H., dan Dinar Galuh Sangesti, S.H., M.H.,dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Keikutsertaan dari K/L mempertegas sinergi lintas lembaga dalam menjaga keamanan maritim nasional dan regional.(Humas Bakamla RI)
Autentifikasi : Pranata Humas Ahli Muda Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd
Foto-foto : Humas Bakamla RI
ID
EN