Jakarta, 21 Agustus 2025 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) — Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) melalui Direktorat Penelitian dan Pengembangan menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengumpulan Data dalam rangka pengukuran Indeks Keamanan Laut Nasional (IKLN) Bidang III periode Januari hingga Juni 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Direktur Litbang Bakamla RI Laksma Bakamla Arif Agus Suharto yang berlangsung di Ruang Rapat Bakamla RI Rawamangun, Jakarta Timur, pada Kamis (21/8/2025).
Rapat ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam pengumpulan data IKLN. Bidang III sendiri berfokus pada aspek pencemaran laut dan keselamatan pelayaran yang menjadi indikator penting dalam mengukur keamanan laut nasional.
Melalui rakor ini, diharapkan setiap instansi penyedia data dapat menyampaikan informasi sesuai panduan sehingga hasil pengukuran IKLN tahun 2025 dapat tercapai secara optimal.
Pengumpulan data IKLN Bidang III ini juga memperhatikan berbagai peristiwa di laut, seperti kecelakaan pelayaran, kecelakaan kapal, hingga tindak pelanggaran hukum di perairan Indonesia.
Data yang dikompilasi berasal dari laporan resmi lembaga teknis, termasuk rekapitulasi kecelakaan kapal oleh (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) KNKT, penegakan hukum oleh (Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai) KPLP, serta pelaksanaan operasi SAR oleh Basarnas.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari berbagai instansi terkait, antara lain KNKT, KPLP, Basarnas, dan Direktorat Kenavigasian Ditjen Perhubungan Laut, serta akademisi dari Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor (PKSPL IPB) dan Universitas Paramadina.
Melalui kegiatan ini, Bakamla RI menegaskan bahwa IKLN bukan hanya instrumen pengukuran keamanan dan keselamatan laut, tetapi juga menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan nasional. (Humas Bakamla RI)
Autentikasi: Pranata Humas Ahli Muda Mayor Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd
Foto-foto: Humas Bakamla RI
ID
EN