Jakarta, 28 Agustus 2025 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) — Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) melalui Direktorat Strategi menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Perumusan Strategi Keamanan Laut Tahun 2025 di Kemayoran, Jakarta, pada Kamis (28/8/2025).
Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Kerja Sama Luar Negeri untuk Mewujudkan Keamanan dan Keselamatan Wilayah Perairan Indonesia dan Wilayah Yurisdiksi Indonesia.”
Direktur Strategi Keamanan Laut Bakamla RI Dafit Santoso menegaskan pentingnya penyusunan Rencana Strategi dan Rencana Aksi Jaknas KKPH Jilid II. Langkah ini merupakan antisipasi terhadap berakhirnya masa berlaku Perpres No. 59 Tahun 2023, sehingga tidak terjadi kekosongan regulasi dalam penyelenggaraan keamanan laut nasional.
Rakernis juga menjadi forum strategis untuk menyamakan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak antar pemangku kepentingan di laut. Para peserta mendapatkan pembekalan materi terkait kerja sama maritim dalam kerangka (Association of Southeast Asian Nations) ASEAN, termasuk perkembangan forum-forum seperti (ASEAN Maritime Forum) AMF, (Expanded ASEAN Maritime Forum) EAMF, (ASEAN Regional Forum) ARF, serta ASEAN Defence Ministers' Meeting Plus (ADMM-Plus) yang relevan bagi penguatan posisi Indonesia di kawasan.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, Kemenko Polhukam, Kementerian Perhubungan, Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan instansi terkait lainnya.
Melalui Rakernis ini, Bakamla RI menekankan komitmennya dalam memperkuat sinergi lintas instansi, baik di tingkat nasional maupun regional. Hasil pertemuan diharapkan menjadi landasan penting dalam merumuskan strategi keamanan laut yang adaptif, implementatif, serta berorientasi pada kepentingan nasional, demi mendukung terciptanya keamanan dan keselamatan laut Indonesia yang semakin optimal. (Humas Bakamla RI)
Authentifikasi: Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI Mayor Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd
Foto-foto: Humas Bakamla RI
ID
EN