Jakarta, Selasa 20 Agustus 2024 (Bakamla RI/Indonesian Coast Guard) --- Bakamla RI melalui Direktorat Data dan Informasi menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) mengenai Sistem Manajemen Keamanan Informasi yang dihadiri 33 peserta perwakilian unit kerja terkait di ruang rapat Bakamla RI Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (20/08/2024).
Acara dibuka dengan sambutan dari Direktur Data dan Informasi Bakamla, Laksma Bakamla Frandinanto, S.T., yang diwakili oleh Manggala Informatika Ahli Madya, Kolonel Bakamla Jan Lucky Boy S., S.E., M.Tr.Hanla., M.M. Dalam sambutannya, Laksma Frandinanto mengucapkan terima kasih kepada para narasumber, panitia, dan peserta yang telah hadir. Ditegaskan bahwa pentingnya penerapan sistem manajemen keamanan informasi untuk melindungi data berharga dari ancaman baik internal maupun eksternal.
“Sistem ini merupakan kewajiban yang tidak hanya memastikan integritas, kerahasiaan, dan ketersediaan informasi, tetapi juga sebagai bagian dari strategi untuk menghadapi risiko keamanan yang meningkat,” ujar Kolonel Jan Lucky Boy S. saat menyampaikan sambutan.
Bimtek ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan strategi yang diperlukan dalam menjaga keamanan informasi di lingkungan kerja masing-masing. “Bakamla RI berkomitmen untuk terus memperkuat sistem manajemen keamanan informasi sebagai upaya menghadapi berbagai tantangan di era digital, demi terciptanya keamanan laut yang lebih baik dan perlindungan informasi yang lebih kuat di masa mendatang,” tambahnya.
Dalam kegiatan ini, hadir sebagai narasumber RM Ival Tirta Kusumah, S.ST., M.H., Sandiman Ahli Muda dari Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Pusat Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), beserta timnya. Materi yang disampaikan mencakup Manajemen Risiko Keamanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan penetapan prosedur identifikasi risiko sesuai dengan Permen PANRB No. 5 Tahun 2020. Prosedur tersebut meliputi identifikasi parameter dasar, ruang lingkup risiko, dan penyusunan dokumen yang mencakup inventarisasi informasi, sasaran SPBE, struktur manajemen risiko, serta analisis risiko.
Bimtek ini dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada tanggal 20, 27, dan 28 Agustus 2024. Diharapkan, setelah mengikuti Bimtek ini, seluruh peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam upaya menjaga keamanan informasi di lingkungan kerja masing-masing.(Humas Bakamla RI)
Autentifikasi : Pranata Humas Ahli Muda Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S. Pd
Foto-foto : Humas Bakamla RI
ID
EN