Banten, 21 Oktober 2026 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) --- Bakamla RI turut mendukung penanganan kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batu Mandi di Perairan Merak Besar, Banten, pada Rabu (21/10/2026).
Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.30 WIB saat kapal tengah berlayar dari Bakauheni, Lampung, menuju Pelabuhan Merak, Banten, dengan jarak sekitar satu mil laut dari dermaga.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Bakamla RI bergerak menuju Posko Search and Rescue (SAR) di Dermaga Eksekutif Merak untuk mendukung proses penanganan dan evakuasi penumpang.
Upaya pemadaman api dilakukan menggunakan water cannon oleh kapal tug boat setempat bersama Kapal Negara (KN) SAR Tetuka, sementara unsur SAR di laut melaksanakan pencarian dan pertolongan terhadap korban. Hingga laporan awal diterima, penyebab kebakaran masih belum diketahui.
Berdasarkan data sementara, KMP Batu Mandi diperkirakan mengangkut sekitar 390 orang, dengan 200 orang telah menjalani pendataan ulang di posko. Penanganan di posko meliputi pendataan penumpang yang selamat, pemberian bantuan medis, serta distribusi makanan, minuman, dan pakaian. Proses pencarian, pertolongan, dan pendataan penumpang dilakukan secara terkoordinasi bersama unsur terkait.
Dalam penanganan kejadian ini, Bakamla RI bersinergi dengan Basarnas Banten, Pangkalan TNI AL Banten, Polairud Banten, Palang Merah Indonesia (PMI) Banten, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), serta Puskesmas setempat.
Keterlibatan Bakamla RI merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pencarian dan pertolongan serta penguatan sinergi antarlembaga dalam menjaga keselamatan pelayaran di wilayah perairan Indonesia. (Humas Bakamla RI)
Autentifikasi: Pranata Humas Ahli Muda Mayor Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.
Foto-foto: Humas Bakamla RI
ID
EN