Jakarta, 4 November 2024 (Bakamla RI/Indonesian Coast Guard) --- Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M. Tr., Opsla., mengadakan pertemuan dengan United Nations Office on Drugs and Crimes (UNODC) yang diwakili oleh Mr. Shanaka Jayasekara, Regional Program Coordinator untuk Maritime Crime Programme Asia Tenggara dan Pasifik. Pertemuan ini bertujuan dalam upaya menanggulangi kejahatan Maritime Internasional yang dilaksanakan di kantor Bakamla Rawamangun, Jakarta Timur, pada Selasa (5/11/2024).
Dalam sesi ini, Bakamla RI menyampaikan sejumlah perkembangan signifikan dari kerja sama yang telah terjalin. Salah satunya adalah pelaksanaan proyek peningkatan kapasitas Coast Guard di ASEAN. Proyek tersebut mencakup berbagai pelatihan, seperti pelatihan dasar dan lanjutan tentang Maritime Domain Awareness (MDA), serta pengadaan peralatan untuk memperkuat sistem informasi maritim di kawasan.
Salah satu poin penting dalam pertemuan ini adalah penandatanganan arrangement hibah untuk pelatihan VBSS (Vessel Boarding Search and Seizure) yang telah dilakukan sejak tahun 2022. Serah terima peralatan hibah tersebut, termasuk empat unit peralatan TruNarc, dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Desember 2024. Selain itu, pelatihan penggunaan peralatan TruNarc juga akan dilakukan untuk personel Bakamla RI.
Dalam kesempatan ini, Bakamla RI juga mengapresiasi dukungan UNODC terhadap pengadaan alat dan fasilitas yang dibutuhkan untuk meningkatkan MDA. Sebanyak 11 unit komputer dan peralatan pendukung lainnya telah diberikan untuk mendukung operasional pusat pelatihan di Batam.
Kerja sama yang erat antara Bakamla RI dan UNODC diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menanggulangi kejahatan maritim, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta membangun jaringan internasional yang lebih kuat dalam menghadapi tantangan keamanan di wilayah perairan. (Humas Bakamla RI)
ID
EN