Bakamla RI Ajak Rapala Batam Waspadai Bahaya TPPO
06 August 2025 Penulis : Humas Bakamla RI
WhatsApp Image 2025-08-06 at 10.13.57

Batam, 31 Juli 2025 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) – Pangkalan Bakamla Batam menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) bagi Relawan Penjaga Laut Nusantara (RAPALA) di wilayah Batam, Kepulauan Riau, Kamis (31/7/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Mako Pangkalan Bakamla Batam dan diikuti oleh puluhan anggota Rapala Batam serta seluruh personel Pangkalan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat maritim, khususnya para relawan Rapala Batam, terhadap ancaman perdagangan orang yang kian kompleks, serta pentingnya peran semua pihak dalam pencegahan.

Dalam sambutannya, Kepala Pangkalan Bakamla Batam Kolonel Bakamla Agus Sriyanto, S.E., M.Tr. Hanla menegaskan bahwa TPPO merupakan kejahatan lintas negara yang sangat berbahaya karena melanggar hak asasi manusia, merusak masa depan korban, serta menimbulkan dampak sosial dan ekonomi. “Pencegahan TPPO bukan hanya tugas pemerintah. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk membangun kesadaran dan kewaspadaan di masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan resmi oleh MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan doa. Acara dilanjutkan dengan sesi paparan dari narasumber UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Batam oleh Dedy Suryadi, AKS, MH, yang menjelaskan secara rinci modus operandi TPPO, kelompok rentan, serta langkah-langkah penanganan dan pendampingan korban.

Paparan narasumber mengungkap berbagai data dan fakta penting, seperti meningkatnya jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Batam hingga pertengahan tahun 2025, serta posisi geografis Batam yang strategis namun rentan menjadi transit dan tujuan perdagangan orang.

Melalui sesi tanya jawab yang interaktif, para peserta mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai upaya deteksi dini, kanal pengaduan, serta pentingnya peran relawan dalam mendukung Bakamla RI dan UPTD PPA dalam mencegah TPPO di wilayah maritim.
Kegiatan ditutup dengan survei kepuasan peserta terhadap penyelenggaraan acara. Secara umum, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan disambut antusias oleh peserta.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan Rapala Batam sebagai mitra Bakamla RI semakin tangguh dan terlatih dalam mendeteksi serta melaporkan potensi perdagangan orang di wilayah perairan Indonesia. (Humas Bakamla RI)

Autentifikasi : Pranata Humas Ahli Muda Mayor Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd
Foto-foto : Humas Bakamla RI

Entri ini telah dilihat 169 kali.