Presiden RI
 
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
 
PENGUMUMAN
PENGUMUMAN JPT MADYA DEPUTI INHUKER 2019
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Kapus Inhuker Bakorkamla Hadiri Seminar on Sea Lines of Communication (SLOCs) Security di Beijing Ch
    2015-04-29  420  Print

ARF Workshop on Sea Lines of Communication (SLOCs) Securitysecara resmi dibuka pada tanggal 7 Desember 2014 di Beijing, RRT dibawah keketuaan bersama Indonesia dan RRT.  Kegiatan ini yang dipimpin bersama oleh Indonesia dan China sebagai Co-Chair membahas tentang perkembangan kerjasama internasional dalam rangka menjaga keamanan Sea Lines of Communication (SLOCs) dan permasalahan dalam kerangka kerjasama tersebut.  Tujuan dari seminar ini adalah mendorong peranan kerjasama multilateral yang telah ada, meningkatkan efektifitas kerjasama internasional dan peningkatan kapasitas dari littoral states dalam penjagaan SLOCs yang berada di dalam jurisdiksinya. 


 

Seminar ini terbagi dalam 3 (tiga) sesi dimana tiap sesinya membahas isu-isu : i) sesi I : Understanding current security situation of SLOCs; ii) sesi II : Handling maritime incidents, piracy and terrorism at sea; dan iii) sesi III : Finding effective approaches to capacity building.  Pada kesempatan ini, Kapus Inhuker Bakorkamla Laksma Maritim Eko Susilo Hadi, SH., MH, menyampaikan presentasi pada sesi I yang berjudul “SLOCs Security : Indonesia’s Prespective and The Roles of IMSCB in Securing Maritime Routes In Indonesian Jurisdiction.”  Dalam presentasinya, Kapus Inhuker menjelaskan tentang Common Security Concern For SLOCs, perbedaan antara Piracy dan Armed Robbery yang terjadi di Somalia dan Afrika Barat dengan yang apa yang terjadi di wilayah perairan Indonesia, dan perkembangan restruktrurisasi Bakorkamla menjadi Bakamla.

 

Seminar yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari ini dihadiri oleh 19 (sembilan belas) negara anggota ARF.  Delegasi Indonesia yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari perwakilan kementerian/lembaga terkait yaitu Kemenlu, Bakorkamla, TNI AL, Polri, UNHAN, dan perwakilan dari INSA.  Dalam kegiatan ini, Indonesia sebagai Co-Chair mengarisbawahi pentingnya menjalin kerjasama antara negara pengguna dengan negara pantai dimana SLOCs berada guna meningkatkan keamanan negara pantai.  Selain itu, delegasi Indonesia juga menekankan bahwa keamanan SLOCs yang berada di wilayah Indonesia merupakan tanggung jawab negara pantai dan mengharapkan negara-negara pengguna perairan tersebut dapat memberikan technical assistance dalam bentuk capacity building agar keamanan SLOCs di kawasan dapat di tingkatkan oleh negara-negara pantai.

 

Sumber : Bakorkamla