Bakamla RI Tandatangani Komitmen Bersama dengan 23 Instansi Penegak Hukum di Aceh

Aceh, 7 April 2021 (Bakamla RI/Indonesian Coast Guard) --- Sebagai salah satu bentuk sinergi khususnya di bidang keamanan dan keselamatan laut, Bakamla RI yang digawangi oleh Direktorat Kerja Sama berhasil melaksananan Penandatanganan Komitmen Bersama dalam ajang Forum Koordinasi Kerja Sama Keamanan dan Keselamatan Laut, Banda Aceh, Rabu (7/4/2021). 

Terhitung 24 instansi Pemerintah dan Non-Pemerintah di Provinsi Aceh telah menandatangani Komitmen Bersama Kerja Sama di Bidang Keamanan dan Keselamatan Laut di Wilayah Perairan Indonesia dan Wilayah Yurisdiksi Indonesia, termasuk pua di dalamnya Bakamla RI. Forum yang mengambil tema “Bersinergi dan Berkolaborasi Dalam Satu Komitmen Untuk Mewujudkan Selat Malaka dan Laut Andaman yang Aman Bagi NKRI“, digelar untuk mengajak instansi pemerintahan di Aceh yang memiliki wewenang di laut untuk bersinergi. 

Seluruh instansi yang telah menandatangani Komitmen Bersama tersebut, menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dan saling mendukung dalam mewujudkan keamanan dan keselamatan laut bagi NKRI, di wilayah Perairan dan Yurisdiksi Indonesia, khususnya di wilayah Perairan Selat Malaka dan Laut Andaman.

Penyamaan persepsi, pola pikir, pola sikap, dan pola tindak, dalam penanganan permasalahan yang ditemui perlu dilakukan demi terciptanya rasa aman dan nyaman di laut, khususnya di wilayah Aceh. Ajakan tersebut diserukan oleh Direktur Kerja Sama Bakamla RI Laksma Bakamla Retiono Kunto, S.E., saat membacakan sambutan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.T., M.M., di awal acara. Hal ini sejalan dengan Pokok Kebijakan Kepala Bakamla RI yang disampaikan dalam Rapat Pimpinan Bakamla RI beberapa waktu silam, khususnya terkait peningkatan kerja sama dengan instansi pemerintah, baik di dalam maupun di luar negeri.

Mengingat posisi yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka dan Laut Andaman, sebuah keniscayaan bahwa Aceh menjadi pilihan yang stretegis untuk dilaksanakan Forum Koordinasi Kerja Sama Keamanan dan Keselamatan Laut di tahun ini.

Kegiatan ini turut menghadirkan pejabat daerah di Provinsi Aceh, untuk menyampaikan sudut pandang serta tren keamanan dan keselamatan laut yang saat ini terjadi di perairan sekitar Aceh.
 
Seperti Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Aliman SPi., M.Si., hadir sebagai  narasumber yang memaparkan tentang Peran dan Keterlibatan Pemerintah Daerah Dalam Pengelolan Wilayah Laut Guna Terwujudnya Keamanan dan Keselamatan Laut.
 
Selain itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Aceh Brigjen Pol Des. Heru Pranoto, M.Si. memberikan paparan tentang Lalu Lintas Peredaran Narkotika Melalui Selat Malaka dan Laut Andaman Serta Penangananya. Komandan Lanal Sabang Kolonel Laut (P) Ardhi Sunaryo, S.T., M.M. menyampaikan Peran Pangkalan TNI AL Sabang Dalam Mendukung Operasi Keamanan Laut di Selat Malaka. Lebih lanjut, Kasubbag TU Imigrasi Banda Aceh Muhammad Hatta juga turut memaparkan tentang Ancaman dan Kerawanan Imigrasi Ilegal dan Penanganannya. 

Bakamla RI juga turut menyampaiakan Perannya dalam Upaya Penegakan Hukum di Laut Untuk Mewujudkan Poros Maritim Dunia yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksma Bakamla Hadi Pranoto, S.Sos., M.Si.(Han).

Kegiatan forum ini juga turut mengundang seluruh elemen pemerintah di Provinsi Aceh, khususnya yang terkait dengan sektor keamanan dan keselamatan laut. Perwakilan undangan antara lain berasal dari Pemprov Aceh, Kodam Iskandar Muda, Polda Aceh, Kejaksaan Tinggi Aceh, Pengadilan Tinggi Aceh, BNN Prov Aceh, Lanal Sabang, Lanud Aceh, Basarnas Aceh, Ditpolairud Aceh, Dishub Aceh, Dinas ESDM, PUPR, PSDKP Lampulo, Kantor Imigrasi Kelas II Sabang, Kantor Bea Cukai Banda Aceh, Kantor KSOP Sabang, KSOP Malahayati Aceh, DPP HNSI, BPKS, Sekretaris Panglima Laut Aceh, Pemkot Sabang, dan jajaran personel Bakamla RI di wilayah Kamla Zona Maritim Barat yang diwakili oleh SPKKL Aceh.


Autentikasi: Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita, S.T., M.M., M.Tr.Hanla