PENGUMUMAN
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
 
Data Rekap Keselamatan, Keamanan dan Penegakan Hukum di Laut
Periode Mingguan 29 September s.d. 05 Oktober 2016
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Bakamla RI Tingkatkan Keahlian Bahasa Inggris dan Hukum Laut di Negeri Kanguru
  enni  2017-02-16  65  Print

Jakarta, 16 Februari 2017 (Humas Bakamla RI) --- Sebagai salah satu bentuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), Bakamla RI selaku perwakilan Pemerintah Indonesia terus menjalin kerja sama yang baik dengan Pemerintah Australia. Saat ini, Bakamla RI sedang menjalani kerja sama peningkatan kapasitas SDM khususnya dalam bidang kemampuan berbahasa Inggris dan pelatihan di bidang Hukum Laut. Sub Direktorat Kerja Sama Luar Negeri Bakamla RI menggagas pelatihan singkat untuk bidang Bahasa Inggris di Queensland University, dan pelatihan singkat untuk bidang Hukum Laut di Wollongong University, Australia, Kamis (16/2/2017).

 

Khusus untuk pelatihan di bidang Bahasa Inggris, diselenggarakan selama tiga bulan di Queensland University. English Language Training Program ini merupakan program pendidikan singkat yang diadakan oleh pemerintah Australia yang diperuntukkan instansi pemerintah terkait di bidang maritim di Indonesia. Tahun 2017 ini merupakan kali ketiga Bakamla RI diundang mengikuti program dimaksud dan berhasil memberangkatkan tiga orang personelnya pada tanggal 8 Februari 2017 yang lalu. Selain Bakamla RI, instansi pemerintah lainnya yang mengikuti program ini antara lain Kementerian Kelautan dan Perikanan, Direktorat Jenderal Bea Cukai, Kementerian Keuangan,  Direktorat Jenderal Imigrasi, serta Kementerian Hukum dan HAM. Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Laos juga turut berpartisipasi dalam program ini.

 

Di sisi lain, pelatihan yang tidak kalah penting yaitu mengenai Hukum Laut yang diadakan di Wollongong University selama tiga minggu. Kegiatan ini berawal dari hubungan baik antara Bakamla RI dengan Wollongong University. Terlebih lagi dengan adanya dukungan positif dari kedua belah pihak dalam bidang penelitian kemaritiman, Bakamla RI dan Wollongong University menjadi institusi yang saling menguatkan. Pada akhirnya, Bakamla RI berhasil memberangkatkan sembilan personel yang terdiri dari berbagai satuan kerja yang rutinitas pekerjaannya sering terlibat dalam bidang hukum laut, termasuk perwakilan personel dari Kantor Kamla Zona Maritim Barat dan Tengah.

 

Studi yang akan diberikan selama mengikuti pelatihan singkat di bidang hukum laut seputar ruang lingkup penegakan hukum maritim, keamanan maritim, dan illegal, unreported and unregulated fishing (IUU fishing / kejahatan perikanan). Diharapkan melalui pelatihan ini, walaupun pelaksanaannya cukup singkat namun dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat dan berarti dalam penguatan personel Bakamla RI.

 

 

Autentikasi: 

Kasubbag Humas Bakamla RI, Kapten Mar Mardiono