PENGUMUMAN
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
 
Data Rekap Keselamatan, Keamanan dan Penegakan Hukum di Laut
Periode Mingguan 29 September s.d. 05 Oktober 2016
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Bakamla RI Siap Wujudkan Instansi Maritim Yang Profesional
  enni  2017-01-31  45  Print

Jakarta, 31 Januari 2017 (Humas Bakamla RI) – Kepala Badan Keamanan Laut RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. secara resmi membuka acara Focus Group Discussion (FGD) bertema “Penyusunan Grand Design untuk Mewujudkan Bakamla RI yang Profesional”, di Ruang Serba Guna Kantor Pusat Bakamla RI Jalan Dr. Sutomo No. 11 Jakarta Pusat, Selasa (31/01/2017).

 

Acara ini sebagai ajang diskusi interaktif guna memperoleh masukan-masukan yang berharga bagi kesempurnaan penyusunan Grand Design Bakamla RI. Sesuai Perpres Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 dalam rangka mempercepat tata kelola pemerintahan yang baik, perlu dilakukan reformasi birokrasi diseluruh Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D) melalui pembuatan Grand Design, sehingga sangat penting bagi Bakamla RI untuk segera mewujudkan satu Grand Design yang dapat menjawab tantangan permasalahan dan pembangunan kelautan Indonesia yang berkaitan dengan tugas fungsi Bakamla RI.

 

Sesuai UU Nomor 32/2014 bahwa Bakamla RI bertugas melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan yurisdiksi Indonesia. Berkaitan dengan tugas tersebut, maka Bakamla RI menjalankan peran untuk ikut serta mewujudkan arah kebijakan pembangunan kelautan dibidang pengamanan wilayah dan aset laut/maritim Indonesia. Mengingat potensi sumber daya dan kekayaan maritim nasional yang perlu dijaga serta kewajiban untuk memenuhi hak rasa aman bagi pelayaran masyarakat maritim nasional dan internasional, maka upaya mewujudkan keamanan laut menjadi upaya prioritas. 

 

Hal ini sebagaimana yang dikatakan Kepala Bakamla RI dalam sambutannya :“Konsep Keamanan Laut mencakup empat aspek, yakni secure, yaitu perasaan bebas dari gangguan fisik dan psikis; surety, yaitu perasaan bebas dari kekhawatiran; safety, yaitu perasaan terlindung dari segala bahaya; dan peace, yaitu perasaan damai lahir dan batin”.

 

Lebih lanjut pimpinan tertinggi Bakamla RI itu menyatakan : “berdasarkan dinamika yang ada dalam penegakan hukum di laut, maka diperlukan suatu upaya untuk menyusun rancangan Bakamla RI di masa depan dalam bentuk Grand Design, agar pengembangan dan pembaruan Bakamla RI menjadi terarah dan sesuai yang diharapkan pemerintah dan masyarakat”.

 

Paparan tentang Grand Design Bakamla RI disampaikan oleh Plt. Direktur Data dan Informasi Bakamla RI Kombes Pol Drs. E. Brata Mandala. Hadir sebagai nara sumber antara lain Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi akuntabilitas aparatur, dan Pengawasan Kemenpan RB Drs. Teguh Widjinarko, M.P.A. yang membawakan materi tentang Pembangunan Bakamla Yang Profesional serta Kasubdit Bidang Pertahanan Kementerian PPN/Bappenas Ir. Gunarta, M.E. yang menyampaikan paparan tentang Penguatan Kapasitas dan Kelembagaan Keamanan Laut. 

 

Selain itu hadir pula para penasehat Bakamla RI selaku pemateri yaitu, Mayjen TNI (Purn) Saurip Kadi, Mayjen TNI (Purn) R. Adang Ruchiatna P membawakan materi tentang Peranan Bakamla dalam Koordinasi Lintas Sektor Kemaritiman, dan Prof. Dr. Rokhmin Dahuri dengan materi Desain Fungsi dan Peran Bakamla yang Produktif, Efisien, Efektif dan Tangguh.

 

Acara yang dipandu oleh moderator ternama yang sehari-hari sebagai Dosen Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Dr. Novi Indah Earlyanti dihadiri oleh Sestama dan Para Deputi, Para Kepala Zona Maritim, para pejabat Eselon II dan tim penyusun Grand Design Bakamla RI.

 

 

Autentikasi :

Kasubbag Humas Bakamla RI, Kapten Mar Mardiono

Foto-foto : Humas Bakamla RI