Presiden RI
 
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
 
PENGUMUMAN
PENGUMUMAN SELEKSI TERBUKA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA DI LINGKUNGAN BADAN KEAMANAN LAUT TAHUN 2018
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Bakamla Kirim Kapal Bantu Sar Pesawat Lion Air Di Karawang
  admin  2018-10-30  34  Print

Jakarta, 30 Oktober 2018 (Humas Bakamla RI)--- Badan Keamanan Laut RI mengirimkan dua kapal patroli KN Belut Laut-4806 dan KN Bintang Laut-4801 serta satu tim Satuan Tugas terdiri dari penyelam dan Unit Reaksi Cepat Laut (URCL), untuk membantu proses pencarian pesawat Lion Air yang jatuh Senin (29/10) di sekitar perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawabarat. Segenap tim  berangkat menuju lokasi kejadian dari Kantor Bakamla RI Rawamangun, JL. Pemuda Kav.52 Pulau Gadung, Jakarta Timur, tadi malam, Senin (29/10/2018).

 

Adanya musibah pesawat Lion Air JT-610, pimpinan Bakamla RI Laksamana Madya TNI (Purn) Ari Soedewo, S.E.,M.H., memerintahkan Direktur Operasi Laut Kolonel Laut (P) NS Embun untuk membentuk tim Satuan Tugas Search and Recue (SAR) dan menggerakkan dua kapal patroli ke lokasi kejadian. Dibawah kendali Kasubdit Garopsla Kolonel Laut (P) Imam Hidayat selaku Komandan Satgas SAR Bakamla RI, kedua kapal patroli Bakamla RI yang sedang melakukan Operasi Nusantara-9 di wilayah perairan Indonesia barat tersebut langsung menuju perairan Karawang. 

 

Sedangkan tim satgas darat sejumlah 20 orang dibawah pimpinan Mayor Laut (T) Puadi Hasan tadi malam langsung bergerak ke lokasi kejadian menggunakan empat kendaraan, membawa dua perahu karet,  tujuh set alat selam, kompresor, live buoy, dampra apung, kantong mayat dan peralatan SAR lainnya. Personel yang terlibat terdiri dari satu Tim Penyelam bawah air, satu tim URCL, komunikasi, kesehatan, provos dan satu tim pendukung.

 

Autentikasi : 

Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono